Masih adakah yang tidak gemar membaca,jangan bilang jika orang tersebut adalah orang kolot (tua-red).Karena mereka yang keluaran jaman belanda atau jepun mungkin minim informasi berupa tulisan.Walaupun enggak sepenuhnya betul,biasanya para orang tua sangat lancat membaca aksara huruf jawi/arab gundul
Anak-anak sekarang ini rasa ingin tahunya banyak,otaknya lebih encer,gizinya juga rata-rata cukup dibanding jaman perang dulu .
Jadi jika orang sudah mempunyai kemampuan dasar membaca,lalu mereka haus akan informasi,sudah pasti dapat diarahkan menjadi orang yang gemar membaca.
Hanya mungkin,bagi mereka yang didesa,mereka memerlukan sumbangan buku-buku dan majalah bekas untuk bahan bacaan mereka,tentunya buku dan majalah yang sesuai dengan umur mereka.
Salut buat perorangan,organisasi dan badan lsm maupun lembaga pemerintah yang sudah mempunyai program menyumbang buku bekas pakai untuk anak di daerah.
So what’s the point….
Ya mungkin sebagai sanggahan saja jika anak-anak bangsa ini dianggap masih malas membaca,mungkin sarana dan biaya yang menjadi benturan.Toh memang banya anak-anak cerdas kok di Indonesia





